Selasa, 24 Desember 2013

Nonton Konser One Ok Rock Part Final



Malam ini adalah malam yang dimana saya berdiri di Lapangan Parkir Kolam Renang Senayan bersama ribuan orang lainnya untuk menonton konser dari grup band idola, tapi itu sebulan yang lalu. 24 November 2013.
Sebenarnya saya benci mau menulis lanjutan dari part terakhir pengalaman saya nonton Konser One Ok Rock di Jakarta. Saya benci karena pasti saya akan teringat lagi tentang acara konser itu karena bisa dibilang saya #gagalmoveon dari acara tersebut. Tapi bagaimanapun juga saya harus tetap menulis, saya ingin menuangkan ingatan-ingatan yang tersisa tentang acara konser band luar negeri yang pertama kali saya tonton ini.

Note : Tulisan ini adalah lanjutan dari Nonton Konser One Ok Rock di Jakarta part Pertama dan Kedua.




Masa mengantri saat gate belum dibuka adalah waktu yang sangat menyiksa, bayangkan saja waktu itu ribuan orang mengantri berdesak-desakan hampir tidak ada jarak antara satu dengan yang lainnya. Saya ingat betul waktu itu saya merasakan susah bernafas untuk pertama kalinya dan dengan jalan lain saya harus beberapa kali menengadahkan kepala keatas demi bisa bernafas dengan leluasa.
Salah satu teman saya si Iyos mengalami kumat asma, sehingga dia harus mundur dari antrian dengan diantar oleh Pradana, entah istirahat dimana.

Suasana saat itu kurang kondusif mengingat barisan antrian masuk gate yang sudah saya tempati dari siang di dorong-dorong oleh barisan ilegal sebelah kami, rasa marah, sebal dan caci maki serasa jadi satu yang terlintas di pikiran kami yang sudah mengantri dari siang namun serasa diserobot oleh barisan yang baru datang namun berniat untuk masuk lebih dulu.

Setelah lebih dari 2 jam saya dan teman-teman yang lain di PHP oleh satpam, akhirnya waktu yang saya tunggu-tunggu datang juga. Gate dibuka, dan terjadi dorong-dorongan oleh barisan sebelah kiri. Menyebalkan.
Alhamdulillah akhirnya saya bisa masuk dengan selamat, setelah tiket saya di scanning oleh security bagian scanning tiket. Sempat saya bingung ketika melihat blackboard besar dengan Poster One Ok Rock. Tergoda ingin mengambil foto namun akhirnya gagal saya ambil karena saya memilih untuk mencari tempat untuk menonton Taka cs nantinya. Nah disinilah saya terpisah dengan teman-teman yang lainnya, saya, Nachi dan  Eko berada di sebelah kiri / bagian kanan panggung atau di posisi Ryota biasa manggung. Sedangkan yang lainnya ada di posisi kanan / bagian kiri panggung posisi Toru berada.

Lagli-lagi kesabaran diuji, setelah jam 6 masuk dari dari antrian gate masih harus menunggu lagi waktu konser berlangsung. Jam 8.
Ya Tuhaaaan, rasanya benar-benar membutuhkan kesabaran yang ekstra. Harus tahan untuk menunggu waktu kami untuk berjingkrak-jingkrak dan berheadbang ria.

Skip.

Setelah penantian yang begitu lama, akhirnya lampu panggung mati. Tanda konser segera dimulai jam 8 tepat.
Riuh ribuan orang bergema saat intro dari Where Idiot Shoul Go diputar karena tandanya Taka CS akan segera menghentak Jakarta dengan suaranya yang dahsyat.
Berikut saya sertakan Setlistnya Konser One Ok Rock di Jakarta

Setlist


Dimulai lagu pertama Ending Story. WOW. Suasana bener-bener panas, karena barisan belakang mendorong kedepan dan sebaliknya barisan depan gantian mendorong ke belakang.
Beberapa kali dorongan akhirnya saya menyerah untuk tetap di posisi tengah, akhirnya saya tukar tempat dengan Eko yang berada di dekat pagar pembatas tengah dan begitu seterusnya hingga lagu selesai.

Saya kurang ingat dengan lagu Deeper-deeper dan Nothing's Help saat dimainkan, yang saya ingat adalah semua melompat-lompat dan saling berheadbang ria. Oh iya saya sedikit menyesalkan dengan orang-orang yang membawa kamera lalu memotret atau merekam aksi panggung Taka cs selama konser. Karena dengan adanya kamera itu kadang orang-orang yang dibelakang menjadi tidak fokus juga berkali-kali security memberi peringatan dengan hardikan maupun laser ijo.
Sebenarnya saya pun membawa kamera pocket  tapi saya masukkan dalam tas saja, dan menikmati sepanjang konser dengan kegilaan dan keseruan bersama yang penonton yang lainnya karena tujuan saya pergi ke Jakarta adalah menonton konser bukan merekam konser/memotret konser.
Dan saya pun menghormati para personel One Ok Rock juga, karena selama saya menonton konser-konser One Ok Rock yang saya tonton di yusub, tidak ada yang membawa kamera untuk merekam maupun memotret. Memang itu hak mereka yang menonton sambil merekam atau memotret, tapi akan lebih bijak kalau tidak dilakukan untuk menghargai band yang sedang manggung. #respectforthem

Untuk lagu Chaosmyth saya agak-agak ingat dengan hampir semua penonton ikut bernyanyi, malahan saya sendiri pun kurang bisa mendengarkan Taka yang bernyanyi karena kalah dengan paduan suara penonton. hahaha.

Menuju ke lagu berikutnya Let's Take it Someday. Taka mengajak para penonton dengan bahasa Inggris untuk berjongkok ria selama intro lagu Let's Take it Someday dimainkan, penonton pun berjongkok mengikuti intruksi Taka. Dan....Jump !!! Semua penonton melompat!
WOW. Atmosfer kala itu sangat luar biasa. Taka kamu hebat dalam berinteraksi dengan penonton.

Next song, Jibun Rock & Clock Strikes saya tidak ingat sama sekali, maaf. hahaha

Be The Light. Lagu ini benar-benar menyentuh hati.
Syahdu.
Dengan kain putih yang diikat di pergelangan tangan sebelah kanan, kami semua kompak mengangkat tangan kami. Benar-benar penonton Indonesia adalah penonton yang tidak bisa diam, terbukti paduan suara penonton lebih dominan ketimbang suara Taka.

Hadududuh.. untuk lagu yang tersisa saya bener-bener ga ingat sama sekali, jadi saya ga bisa komentar panjang lebar. Dan saya pun lupa ketika Taka mengatakan bahwa penonton-penonton di Jakarta ini "Fuckin' Crazy di pertengahan lagu apa. Apalagi saat Taka mengeluarkan CD/Celana dalam yang entah milik siapa, ah Taka kamu benar-benar mesum sekali. Dan suasana malam itu benar-benar sangat panasssss.

Di pertengahan konser ada hal lucu yang saya lihat dari penampilan mereka ketika mengajak berinteraksi kepada penonton. Menggunakan bahasa Indonesia yang terbata-bata dengan logat Jepang yang kental, berhasil mencuri hati semua penonton yang hadir.

Dimulai dari Ryota.
Ryota bilang "mantap" dan hal yang paling saya ingat adalah Ryota menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia.
"In-do-nesi-a tanah air ku......"
kemudian diteruskan oleh penonton yang menyanyi dengan suara yang bergema. Tak sampai selesai hanya beberapa bait lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan pentonton, Ryota memberi aba-aba stop dan mengatakan "Cukup sam-pai sini aja"

Kemudian Tomoya
"Nama saya Tomoya, saya suka bakmi!!!"
Riuh penonton luar biasa. hahahahahaha

Toru's part
Saya lupa ngomong apa yang paling saya ingat adalah Toru bilang seperti ini
"Mari bersenang-senang!!! Mari jadi gila!!!
Dan penonton bersorak super ramai.

Giliran Taka
"Aku cinta kalitaaaaaaaaaaaaan!!!!"
Hahahaha, maaf Taka, saya cuma ingat part yang itu saja.

Saya ingat betul ada salah seorang penonton yang berulang kali mengatakan seperti ini

"Baru kali ini aku suka sama cowok (Taka) " 

Saya memang ga kenal dengan mas-mas itu, tapi yang paling saya ingat adalah mas-mas itu menggunakan handuk merah di kepalanya.
Hallo mas? Apa Kabar? Saya selalu ngakak waktu ingat kata-kata itu.

Skip langsung encore
Lagu terakhir yaitu Wherever You Are, sebelum dimainkan Taka membawa bendera kebangganan rakyat Indonesia untuk disampirkan di pundaknya. Bangga sekali waktu itu.
Dan saat lagu Wherever You Are dimainkan, Bendera Merah Putih diletakkan di drum Tomoya. What a great band!!!
Sepanjang lagu Wherever You Are, hati saya serasa benar-benar sedih karena sebentar lagi konser segera usai dan harus mengakhiri acara lompat dan headbang.Seperti tidak rela jika konser harus selesai secepat ini karena saya pikir konser akan berlangsung selama 3 jam. hahahaha saya tahu saya pasti bermimpi karena dengan harga tiket konser semurah itu dan venue seperti itu tidak mungkin konser berlangsung selama 3 jam. Jadi rela tidak rela saya harus bisa menerima itu.

Sekitar satu setengah jam kemudian konser telah berakhir, tak terasa. Penantian yang begitu lama seakan masih kurang dengan satu setengah jam aksi One Ok Rock. Rasanya ingin mereka konser lagi dan lagi.
Taka bilang kalau One Ok Rock pasti akan balik lagi ke Indonesia. Oke Taka... kita tunggu janjimu datang lagi ke Indonesia.

Paling terakhir adalah saat Toru melempar pick gitar dan Tomoya melempar stick drum nya, sayang sekali saya tidak mendapat apapun kala itu. Tapi saya tak kecewa, mereka sudah datang ke Jakarta saja saya sudah bahagia.
Lain cerita dengan Tiwie, dia bener-bener gadis yang beruntung. Setelah menang hadiah tiket konser OOR di kuis yang diadakan produk air mineral, dia mendapat pick gitar dan salah satu stick drum Tomoya.
Serasa dapat jackpot, kamu beruntung sekali Wie. Selamat ya!
Saya tahu ucapan selamat ini sangat terlambat, tapi ini bener-bener WOW luar biasa.
Saya tidak akan iri, itu sudah rejeki kamu dan rejeki itu ga akan pernah tertukar.

Setelah konser berakhir, saya bertemu kembali dengan teman-teman yang terpisah dari saya kemudian beristirahat di sekitar venue setelah energi kami terkuras habis. Entah berapa botol air mineral yang saya habiskan untuk menembalikan tenaga dan cairan dalam tubuh saya yang menipis.
Booth photo poster besar One Ok Rock mulai agak lengang, dan akhirnya saya dan teman-teman bisa leluasa mengambil foto narsis lewat kamera pocket yang saya bawa.
Sembari menunggu jemputan mobil kami masih berada disekitar venue dan sempat membeli tahu gejrot yang rasanya manis pedas, Nurul terus-terusan merayu Tiwie untuk memberikan pick gitar Toru. hahaha ~lucu bagian ini.

Sekitar pukul 11an akhirnya mobil jemputan datang dan mengantarkan kami menuju tempat apartemen sewa kami dan mengantarkan kami ke KFC untuk membeli makan malam dan dibawa pulang menuju apartemen.
Sekitar pukul 1 dinihari semuanya terkapar kelelahan dan tertidur sangat pulas. Saya sendiri terbangun pukul 4 pagi, cuci muka gosok gigi seadanya kemudian berpamitan pada Nachi untuk segera menuju bandara Soetta karena transportasi dari Jakarta menuju Solo berbeda dengan teman-teman yang lain.

Yasudah, sekian cerita dan pengalaman dari saya. Kurang lebihnya cerita tidak saya sengaja karena berdasarkan ingatan saya yang mulai terlupa sejak sebulan yang lalu namun masih gagal #moveon.
Akhir kata, mari kita mengumpulkan uang dari sekarang untuk kedatangan One Ok Rock selanjutnya di tahun depan.

Fiuhhh...tulisan terpanjang yang pernah saya ketik/tulis.
Oh iya jika ada yang mau memberi masukan / tambahan dari pengalaman menonton konser One Ok Rock di Jakarta kemarin silahkan menambahkan di kolom komentar, dengan senang hati saya akan menambahkannya di note tambahan.
.
Terimakasih dan selamat malam
.
.
Bye
.
.
Kapan-kapan Main Lagi Ya
 .

4 komentar:

  1. itu cerita kekonyolan kebotakan regional ganda campuran kita kok ga ada mbak?? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. okelah besok malem disunting lagi, kelupaan soalnya :D
      tunggu ye.. :D

      Hapus
  2. Balasan
    1. iya gan, ini konser rock dari jepang tapi rasa internasional.
      keren banget gan :D

      Hapus

Feel free to comment... silahkan....